• Lentera Anak Pelangi

Editorial Minggu Ini

Konferensi AIDS Internasional ke-21 (AIDS 2016) resmi dibuka, Senin (18/7/2016), di Durban, Afrika Selatan. Konferensi ini akan menyerukan pemberantasan penyakit HIV/AIDS di 2030. Konferensi AIDS 2016 akan menyoroti prestasi terbaru dalam tantangan mengatasi penyakit ini. Hasil penelitian diharapkan akan dirilis selama konferensi. Lebih dari 18.000 pemimpin global, ilmuwan, pendukung dan petugas hadir untuk mendapatkan informasi hasil penelitian diharapkan akan dirilis selama konferensi yang dapat menentukan jalan baru untuk mengakhiri AIDS. Konferensi tersebut merupakan forum terbesar di dunia yang ditujukan untuk setiap masalah kesehatan tunggal, yang kembali ke Durban setelah 16 tahun dan akan ...
Artikel
Sesi Pleno: Peran Populasi Kunci dan CSO dalam Perluasan Respon dan Mengenai Kesepakatan Global. Sesi ini lebih berfokus pada harapan-harapan terhadap peran populasi kunci dan CSO dalam upaya untuk mengakhiri epidemi AIDs pada tahun 2030. Topik pertama adalah tentang strategi untuk memperluas pencegahan ...
Catatan Hari III Konferensi AIDS Internasional ke 21, 20 Juli 2016 Oleh: dr. Asti Widihastuti, MHC Inovasi Pada Tes HIV dan Pendekatan-Pendekatannya Ini adalah sesi workshop ilmiah yang berlangsung di Session Room 9 tanggal 20 Juli 2016. Sesi ini berfokus pada diskusi seputar target UNAIDS 90-90-90 (90 orang mengetahui statusnya, 90 mendapatkan ARV, ...
CATATAN HARI II KONFERENSI AIDSĀ  INTERNASIONAL KE 21, DURBAN, 19 Juli 2016 Oleh: Ignatius Praptoraharjo, PhD. Integrasi HIV Sebagai Penyakit Kronis ke Dalam Penyakit Tidak Menular (PTM) Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyakit yang juga banyak dialami oleh Orang Dengan HIV AIDS (ODHA). PTM yang ...

Unit Kerja

KIOS INFORMASI

Pengembangan berbagai layanan informasi dan kesehatan terkait dengan penanggulangan HIV/AIDS bagi komunitas pengguna jarum suntik (penasun)

Lentera Anak Pelangi

program layanan masyarakat Pusat Penelitian HIV Atma Jaya yang secara khusus melayani anak terinfeksi HIV dan keluarga.