Evi Sukmaningrum, M.Si., Ph.D.

Evi Sukmaningrum, M.Si., Ph.D.

Sejak tahun 2015, Evi menjabat sebagai kepala Pusat Penelitian HIV AIDS (PPH) Atma Jaya setelah menyelesaikan kuliah S3 di University of Illinois at Chicago. Selain sebagai Kepala PPH Atma Jaya, beliau juga sebagai Staf pengajar di Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya dan pernah menjabat sebagai Koordinator Psikososial Lentera Anak Pelangi; Konsultan psikolog untuk LSM Kalyanamitra. Evi sangat menyukai issue mengenai Anak, Perempuan, Psikologi Trauma, HIV-AIDS dan pernah terlibat dalam penelitian; Faktor-faktor yang menghambat akses layanan kesehatan, sosial, dan psikososial bagi anak dengan HIV di Indonesia (2015); HIV Disclosure Experiences among Women with HIV in Jakarta, Indonesia (2015); Factors Predicting Social Support and ARV Adherence among Women with HIV-AIDS in Jakarta, Indonesia (2015); Ethnographic study in analyzing the health access among Berwyn Community, Berwyn, Illinois. (2012); Proses Penerimaan Diri Pada Perempuan dengan HIV-AIDS (2011); Health and Psychosocial Challenges among Children with HIV-AIDS in Jakarta, Indonesia (2010; Gambaran Masalah Psikososial pada Anak yang Terinfeksi HIV (2010); Vicarious Trauma: Dampak Psikologis pada Pekerja Kemanusiaan (2005); Dinamika Secondary Traumatic Stress, Vicarious Trauma dan Burnout pada Pendamping yang Bekerja dengan Anak dan Perempuan Korban Kekerasan (2005); Play Therapy. Sebuah Alternatif Intervensi untuk Menangani Post Traumatic Stress Disorder pada Anak (2001). read more

Ignatius Praptoraharjo, Ph.D.

Ignatius Praptoraharjo, Ph.D.

Sering dipanggil Gambit menyelesaikan program doktoralnya di Health Policy Administration, School of Public Health, University of Illinois at Chicago (UIC). Saat ini bekerja sebagai peneliti pada Pusat Penelitian HIV dan AIDS, Unika Atma Jaya Jakarta dan Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. Minat penelitiannya adalah pada isu-isu kebijakan kesehatan dan sosial bagi kelompok marginal. Selain sebagai peneliti, ia juga mengajar pada Program Pasca Sarjana Magister Psikologi Kesehatan, Unika Atma Jaya, bagian Pasca Sarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Negeri Surakarta (UNS). Selain aktif di dunia akademik, ia terlibat dalam pengembangangan program kesehatan bagi kelompok marginal (pekerja seks, pengguna narkoba dan warga binaan lapas/rutan) melalui LSM Kembang Yogyakarta, Kios Atma Jaya Jakarta, dan RED Institute Bogor. read more

Henrikus Yuli P.

Henrikus Yuli P.

Kami memanggilnya mas Yuli. Ia memulai kariernya di Unika Atma Jaya pada tahun 1996 sempat bekerja di beberapa bagian seperti di Biro Akuntansi dan Keuangan, Fakultas Kedokteran, Pusat Pengabdian Masyarakat (PPM), Unit Penerbit dan di Yayasan Atma Jaya. Baru pada 1 April 2011, mas Yuli bergabung di PPH Atma Jaya sebagai staff administrasi keuangan, sampai sekarang.

dr. Eldaa Prisca Refianti Sutanto

dr. Eldaa Prisca Refianti Sutanto

Akrab disapa Eldaa (bukan typo), bergabung dengan PPH Atma Jaya sebagai data manager sejak Maret 2018 setelah menyelesaikan studinya di Fakultas Kedokteran UNIKA Atma Jaya. Nyanyi, lari dan diving merupakan kegiatan yang suka dilakukan di waktu luang. Sebelumnya Eldaa aktif dalam organisasi kemahasiswaan AMSA (Asian Medical Student’s Association) yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui kampanye kesehatan dan DABIN Atma Jaya yang bergerak dibidang sosial dalam memberikan penyuluhan kesehatan di sekolah-sekolah di Jakarta. Pengalaman pelitian yang pernah dilakukan oleh Eldaa antara lain penelitian tugas akhirnya yang berjudul penurunan faktor risiko nyeri punggung bawah dengan mengingkatkan aktivitas fisik pada lansia yang tinggal di panti jompo. Eldaa juga terlibat dalam penelitian kolaboratif dengan GlobalSurg di tahun 2014, mengenai angka kematian pada bedah abdomen pada operasi emergensi di negara berpenghasilan rendah, menengah dan tinggi. Isu yang menjadi perhatian Eldaa antara lain kesehatan masyarakat, kebijakan kesehatan, hematologi
dan infeksi. read more