Puskesmas Diminta Fokus Tangani HIV/AIDS dan Gizi Buruk

Puskesmas Diminta Fokus Tangani HIV/AIDS dan Gizi Buruk

Jakarta – Saat mengunjungi Puskesmas Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara (Jakut), Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, meminta Puskesmas Kecamatan untuk fokus pada penanganan HIV/AIDS dan gizi buruk di Jakarta. Hal tersebut, terkait dengan program peningkatan Puskesmas menjadi Rumah Sakit (RS) Tipe D.

“Puskesmas ini, saya minta fokus pada penanganan beberapa bidang. Tapi kita kasih perhatian atau fokus untuk penanganan HIV/AIDS dan gizi buruk ditata dengan baik,” kata Djarot, Kamis (13/10). read more

Ketahui Ini Sebelum Jalani Pengobatan HIV/AIDS

Ketahui Ini Sebelum Jalani Pengobatan HIV/AIDS

BELUM ada obat untuk mengatasi penyakit HIV/AIDS. Namun, kombinasi berbagai obat dapat digunakan untuk mengendalikan virus.Setiap kelas obat anti-virus HIV diberikan dengan cara yang berbeda. Hal terbaik untuk menggabungkan, setidaknya tiga obat dari dua jelas untuk menghindari strain HIV yang kebal terhadap obat tunggal.

 Kelas obat anti-HIV meliputi:

Non-nucleoside reverse transcriptase inhibitors (NNRTIs)

NNRTI menonaktifkan protein yang dibutuhkan oleh HIV untuk membuat salinan dari dirinya sendiri. Contohnya termasuk efavirenz (Sustiva), etravirine (Intelence) dan nevirapine (ARV). read more

DKI Upayakan Percepatan Penanggulangan HIV/AIDS

DKI Upayakan Percepatan Penanggulangan HIV/AIDS

JAKARTA, NETRALNEWS.COM –  Dinas Sosial DKI Jakarta melakukan pertemuan dengan Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi dalam upaya percepatan penanggulangan penderita AIDS yang ada di DKI.

Hal tersebut dilakukan merespon tingginya Orang Dengan HIV-AIDS di DKI Jakarta, kata Sekretaris KPAP Rohana Manggala di Jakarta, Minggu (23/10/2016)

Dikatakan, Gubernur DKI Jakarta meminta untuk segera menindaklanjuti percepatan penanggulangan AIDS serta mengharapkan adanya penampungan atau semacam panti untuk ODHA. read more

Kemkes: HIV/AIDS Penyakit yang Sulit Menular

Kemkes: HIV/AIDS Penyakit yang Sulit Menular

Batam – Kementerian Kesehatan (Kemkes) menyatakan HIV/AIDS merupakan penyakit menular yang sangat sulit menular sehingga masyarakat tidak perlu takut dan menghindari penderitanya.

“HIV/AIDS adalah penyakit menular yang sangat sulit menular,” kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Muhammad Subuh dalam pengukuhan Duta HIV/AIDS dalam rangkaian peringatan Hari AIDS internasional di Batam Kepulauan Riau, Rabu (19/10).

Cara penularan HIV/AIDS sangat terbatas yaitu melalui kegiatan seksual di luar norma, injeksi atau transfusi dan dari ibu ke anak. Selain itu, maka HIV/AIDS tidak akan menular ke orang lain. read more

Komunitas kompak tanggapi rencana BNN & DPR merevisi UU Narkotika

Komunitas kompak tanggapi rencana BNN & DPR merevisi UU Narkotika

Kamis 2 Juni 2016 di Kantor Pusat KPAN (Komisi Penanggulangan AIDS Nasional), komunitas-komunitas penggerak isu Narkotika duduk bersama membahas penyusunan Naskah Akademik (NA) Amandemen UU Narkotika No.35 tahun 2009. Kegiatan yang diinisiasi oleh Rumah Cemara dan PKNI (Persaudaraan Korban NAPZA Indonesia) tersebut dihadiri oleh LBHM (Lembaga Bantuan Hukum Masyarakat), Stigma, LeIPS (Lembaga Indepensi Pemantau Peradilan), CDS (Center for Detention Studies), MAPPI FHUI (Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia Fakultas Hukum Universitas Indonesia), Wiki DPR, LGN (Lingkar Ganja Nusantara), dan BNN (Badan Narkotika Nasional). Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ahli Ilmu Perundang-undangan, Sony Maulana Sikumbang, MH. read more

Dalam Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika ditegaskan bahwa narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.

Pada dasarnya, narkotika memiliki khasiat dan bermanfaat digunakan dalam bidang ilmu kedokteran, kesehatan dan pengobatan, serta berguna bagi penelitian dan pengembangan ilmu farmasi atau farmakologi. Akan tetapi karena penggunaannya diluar pengawasan dokter atau dengan kata lain disalah gunakan, maka narkotika telah menjadi suatu bahaya internasional yang mengancam terutama generasi muda yang akan menjadi tulang punggung pembangunan bangsa. read more

POTRET KERENTANAN ANAK JALANAN DI DKI JAKARTA 2016

POTRET KERENTANAN ANAK JALANAN DI DKI JAKARTA 2016

Oleh : Kekek Apriana, MSi

Potret Kerentanan Anak Jalanan

Kerentanan anak jalanan masih menjadi salah satu perhatian dalam penelitian yang di kembangkan PPH Atma Jaya. Anak jalanan adalah sosok muda yang tumbuh, berkembang dan bekerja di jalanan. Atau dapat dikatakan bahwa anak jalanan adalah mereka yang berusia 4-24 tahun yang menghabiskan hidupnya di jalanan. Khusus di DKI Jakarta, diperkirakan terdapat sekitar 8200 lebih anak jalanan yang menghabiskan hidup dan tinggal di jalanan (Data Paparan Dinsos DKI Jakarta, 2015). Dari angka 8200 tersebut sebagian besar terdeteksi selama 24 jam selalu hidup di jalan atau melakukan kegiatan di jalan dan tidak memiliki tempat tinggal tetap. Menurut de Moura (2002), anak-anak jalanan dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yakni anak yang bekerja di jalanan dan anak yang hidup di jalanan. Mayoritas anak-anak yang bekerja dan hidup di jalanan ini menghadapi beragam keadaan sulit yang menimbulkan kerentanan seperti kekerasan, kriminalitas, terancam tidak sekolah, penyalagunaan narkoba dan tertular HIV AIDS. Kerentanan menurut Kepmensos RI no. 49/HUK2014 adalah keluarga yang berisiko mengalami masalah, baik dari diri maupun dari lingkungan sehingga tidak dapat mengembangkan potensi. read more

Pembinaan Anak Jalanan & Keberadaan Rumah Singgah : Adakah upaya untuk pembinaan yang menyeluruh?

Pembinaan Anak Jalanan & Keberadaan Rumah Singgah : Adakah upaya untuk pembinaan yang menyeluruh?

Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara” – UUD 1945, Pasar 34 Ayat 1

Badan Pusat Statistik (BPS) melansir data terbaru jumlah penduduk Indonesia. Per September 2014, jumlah penduduk miskin Indonesia tercatat sebesar 27.73 juta orang atau mencapai 10.96% dari keseluruhan penduduk.

Untuk mengukur kemiskinan, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar dengan pendekatan kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan darisisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan. read more

Hampir setiap saat kita melihat pekerja anak jalanan di ruas jalan raya yang ramai denga lalu lalang kendaraan bermotor merupakan pemandangan yang lazim kita lihat. Permasalahan anak jalanan sampai saat ini belum dapat diatasi secara maksimal oleh pemerintah dikarenakan permasalahannya begitu komplek. Mereka adalah harapan penerus bangsa ini selayaknya mereka berada di sekolah untuk menuntut ilmu agar mereka punya masa depan yang lebih cerah dan bisa menikmati masa tumbuh kembangnya dengan bermain. Pada kenyataannya mereka justru dihadapkan untuk bekerja dengan begitu bayak risiko yang terjadi di jalan seperti masalah kesehatan, peleceha sesual, dan kejadian lainnya yang mengacam jiwa mereka. read more

Semangat Kerelawanan pada LSM HIV di Indonesia sebagai Motivasi Berkarya

Semangat Kerelawanan pada LSM HIV di Indonesia sebagai Motivasi Berkarya

Anindita Gabriella

Epidemi HIV di Indonesia merupakan masalah yang semakin berkembang. Semakin banyak lembaga yang mendampingi ODHA dan kelompok risikonya muncul dan berkembang, baik yang mendampingi penasun, transgender dan perempuan pekerja seks, serta laki-laki berhubungan seks dengan laki-laki.   Lembaga-lembaga ini dibentuk dari kepedulian komunitas ODHA maupun komunitas kelompok risiko tersebut. Lembaga-lembaga ini sudah mulai muncul sejak akhir tahun 1990an, ketika epidemi HIV mulai berkembang di Indonesia. read more