Ancaman Narkoba, PR Kita Bersama!

Ancaman Narkoba, PR Kita Bersama!

Oleh: Indah Wardani

Photo by Robert Zunikoff on Unsplash

Banyak pengguna narkoba yang kita lihat di TV berakhir dipenjara, apakah penjara merupakan tempat yang tepat bagi pengguna? Apakah semua pengguna narkoba itu seorang penjahat yang pantas dipenjara? Kita mungkin sering mendengar narkoba adalah zat yang berbahaya namun kita belum tahu cara kerjanya bagaimana? sehingga narkoba terlihat berbahaya. Narkoba ternyata digunakan dalam dunia kedokteran, tapi banyak orang yang menyalahgunakannya secara ilegal dan membuatnya berdampak buruk bagi dirinya. Kenapa seseorang yang mengidap HIV/AIDS juga sering berkaitan dengan pengguna narkoba? semua informasi dan ketidakjelasan tentang semua itu akhirnya terjawab setelah mengikuti pembekalan Harm Reduction yang diisi oleh teman-teman dari PPH, kios atmajaya, dokter dan narasumber lain yang paham dengan HIV/AIDS dan penyalahgunaan narkoba. read more

Tiga Hari Yang Membuka Mata Hati

Tiga Hari Yang Membuka Mata Hati

Oleh : Luh Kadek Diah Paramitha Wulandari

Narkoba merupakan bahan kimia yang dapat mengubah mood dan perilaku seseorang ketika dihisap, disuntikkan, diminum, dihirup, atau ditelan dalam bentuk pil. Narkoba (Narkotika dan Obat terlarang) dapat juga disebut sebagai NAPZA. Penyalahgunaan NAPZA semisal ganja, sabu, MDMA/ ekstasi, putau, mushroom, pil koplo, dan kokain,  merupakan permasalahan yang sudah ada sejak lama dan sampai sekarang belum juga terselesaikan di Indonesia. Banyaknya pengguna NAPZA di Indonesia khususnya di Jakarta menjadi tolak ukur bahwa penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya) menjadi salah satu upaya yang dilakukan oleh seseorang untuk sekedar penyelesaian sementara dari  permasalahan hidup yang dihadapi walaupun dapat berujung addiction (ketergantungan) hingga dapat menyebabkan kematian. Hal ini berhubungan dengan efek yang didapatkan ketika menggunakan zat tersebut seperti rasa senang, tidak cemas , rileks, merasa dunia itu indah, lebih terjaga, mudah fokus dan tidak merasa lelah. Disisi lain bisnis yang terjadi dalam proses jual-beli narkoba ini juga menggiurkan imbalannya sehingga tak jarang dijadikan juga oleh seseorang sebagai jalan pintas untuk mencari uang yang berkontribusi dalam pengedarannya barang terlarang tersebut. Akan tetapi imbalan yang diterima tidak sebanding dengan dampak yang terjadi di masyarakat sebab penggunaan barang terlarang ini merupakan salah satu mata rantai penyambung laju epidemi HIV/AIDS terutama melalui penggunaan NAPZA suntik (penasun) seperti pengguna heroin / putauw (junkie) yang tak jarang menggunakan jarum suntik walaupun sudah tidak steril secara massal (bersama-sama). read more

Pendekatan Harm Reduction untuk Para Pecandu

Pendekatan Harm Reduction untuk Para Pecandu

Oleh Zia Majiatul Arobiah

Selama proses kuliah pembekalan harm reduction berlangsung banyak pengetahuan baru yang bisa didapatkan, baik terkait penyalahgunaan Narkoba, istilah-istilah yang digunakan dalam proses pengobatan dan pencegahan Narkoba. Selain itu, kita juga bisa lebih memahami bahaya Narkoba terhadap penyakit lainnya seperti HIV/AIDS dan hepatitis B dan C, serta teori dan intervensi yang bisa digunakan dalam menangani kasus Narkoba. Selain itu, kita juga mampu memahami bagaimana proses Narkoba dapat mempengaruhi otak kita sehingga bisa menjadi ketergantungan, dan mempengaruhi cara orang dalam berfikir merasa dan berperilaku. read more

Ku Tinggalkan Canduku, Demi Hari Esok yang Lebih Baik

Ku Tinggalkan Canduku, Demi Hari Esok yang Lebih Baik

Oleh Diana Christina

Dok, saya kapan bisa selesai minum metadon? Cape dok, harus bolak-balik

Apa yang terlintas di benak Anda ketika mendengar kata “pecandu”? Tentu Anda sekalian memiliki tanggapan yang beraneka ragam, akan tetapi ijinkan saya menyampaikan opini saya sebagai calon seorang Psikolog yang saat ini sedang mempersiapkan diri untuk mengabdi kepada masyarakat.

Bermula dari kehadiran rekan-rekan PPH (Pusat Penelitian HIV) sebagai narasumber mengenai Harm Reduction, yakni sebuah program yang bertujuan untuk mengurangi dampak negatif bagi para pengguna NAPZA. Saya pun tanpa sadar mengingat kembali pengalaman saya ketika duduk di bangku SD (Sekolah Dasar) betapa kami seakan-akan diajarkan untuk sangat takut terhadap pengguna NAPZA. Tidak hanya narkoba sebagai suatu hal yang membahayakan, bahkan sedapat mungkin kita sebagai orang muda sebaiknya tidak berteman dengan para pengguna. Khawatir kalau-kalau kita terpengaruh oleh mereka. read more

OFFICE WORK

OFFICE WORK

Lorem Ipsum is simply dummy text of Lorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text of read more

MEETING ROOM

MEETING ROOM

Lorem Ipsum is simply dummy text of Lorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text of read more

DISCUSSION ABOUT WORK

DISCUSSION ABOUT WORK

Lorem Ipsum is simply dummy text ofLorem Ipsum is simply dummy text of…Lorem Ipsum is simply dummy text of…Lorem Ipsum is simply dummy text of…Lorem Ipsum is simply dummy text of…Lorem Ipsum is simply dummy text of…Lorem Ipsum is simply dummy text of…Lorem Ipsum is simply dummy text of…Lorem Ipsum is simply dummy text of…Lorem Ipsum is simply dummy text of…Lorem Ipsum is simply dummy text of…Lorem Ipsum is simply dummy text of…Lorem Ipsum is simply dummy text of…Lorem Ipsum is simply dummy text of…Lorem Ipsum is simply dummy text of…Lorem Ipsum is simply dummy text of…Lorem Ipsum is simply dummy text of…Lorem Ipsum is simply dummy text of…Lorem Ipsum is simply dummy text of…Lorem Ipsum is simply dummy text of…Lorem Ipsum is simply dummy text of…Lorem Ipsum is simply dummy text of…Lorem Ipsum is simply dummy text of…Lorem Ipsum is simply dummy text of…Lorem Ipsum is simply dummy text of…Lorem Ipsum is simply dummy text of… read more

POTRET KERENTANAN ANAK JALANAN DI DKI JAKARTA 2016

POTRET KERENTANAN ANAK JALANAN DI DKI JAKARTA 2016

Oleh : Kekek Apriana, MSi

Potret Kerentanan Anak Jalanan

Kerentanan anak jalanan masih menjadi salah satu perhatian dalam penelitian yang di kembangkan PPH Atma Jaya. Anak jalanan adalah sosok muda yang tumbuh, berkembang dan bekerja di jalanan. Atau dapat dikatakan bahwa anak jalanan adalah mereka yang berusia 4-24 tahun yang menghabiskan hidupnya di jalanan. Khusus di DKI Jakarta, diperkirakan terdapat sekitar 8200 lebih anak jalanan yang menghabiskan hidup dan tinggal di jalanan (Data Paparan Dinsos DKI Jakarta, 2015). Dari angka 8200 tersebut sebagian besar terdeteksi selama 24 jam selalu hidup di jalan atau melakukan kegiatan di jalan dan tidak memiliki tempat tinggal tetap. Menurut de Moura (2002), anak-anak jalanan dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yakni anak yang bekerja di jalanan dan anak yang hidup di jalanan. Mayoritas anak-anak yang bekerja dan hidup di jalanan ini menghadapi beragam keadaan sulit yang menimbulkan kerentanan seperti kekerasan, kriminalitas, terancam tidak sekolah, penyalagunaan narkoba dan tertular HIV AIDS. Kerentanan menurut Kepmensos RI no. 49/HUK2014 adalah keluarga yang berisiko mengalami masalah, baik dari diri maupun dari lingkungan sehingga tidak dapat mengembangkan potensi. read more

Semangat Kerelawanan pada LSM HIV di Indonesia sebagai Motivasi Berkarya

Semangat Kerelawanan pada LSM HIV di Indonesia sebagai Motivasi Berkarya

Anindita Gabriella

Epidemi HIV di Indonesia merupakan masalah yang semakin berkembang. Semakin banyak lembaga yang mendampingi ODHA dan kelompok risikonya muncul dan berkembang, baik yang mendampingi penasun, transgender dan perempuan pekerja seks, serta laki-laki berhubungan seks dengan laki-laki.   Lembaga-lembaga ini dibentuk dari kepedulian komunitas ODHA maupun komunitas kelompok risiko tersebut. Lembaga-lembaga ini sudah mulai muncul sejak akhir tahun 1990an, ketika epidemi HIV mulai berkembang di Indonesia. read more

CATATAN HARI IV KONFERENSI AIDS KE-21, 21 JULI 2016

CATATAN HARI IV KONFERENSI AIDS KE-21, 21 JULI 2016

Sesi Pleno: Peran Populasi Kunci dan CSO dalam Perluasan Respon dan Mengenai Kesepakatan Global.

Sesi ini lebih berfokus pada harapan-harapan terhadap peran populasi kunci dan CSO dalam upaya untuk mengakhiri epidemi AIDs pada tahun 2030. Topik pertama adalah tentang strategi untuk memperluas pencegahan dan perawatan HIHV dan AIDS bagi semua orang yang berisiko dan mereka yang membutuhkannya. Pembicara ini kembali menegaskan pentingnya partisipasi yang bermakna populasi kunci di dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan monev dari penanggulangan AIDS yang dilaksanakan oleh pemerintah maupun labaga internasional. Situasi yang dihadapi oleh mereka yang berisiko dan membutuhkan adalah mereka sendiri sehingga ‘bertanya’ kepada mereka merupakan sebuah keharusan jika tujuan untuk perluasan layanan pencegahan dan perawatan ini bisa berhasil. read more