Teratur Minum Obat untuk Anak-Anak Terinfeksi HIV

Teratur Minum Obat untuk Anak-Anak Terinfeksi HIV

Orang yang hidup dengan HIV, termasuk anak-anak, harus mengkonsumsi obat anti retroviral (ARV) seumur hidup. Dikarenakan Virus HIV selalu mencari kesempatan untuk berkembangbiak dan merusak sistem kekebalan tubuh manusia. Perkembangan virus bisa dicegah dengan meminum obat ARV. Bukan sekedar meminumnya setiap hari, ARV harus diminum secara teratur. Apa itu teratur? Teratur berarti meminum obat yang tepat, di waktu yang tepat, dan dengan cara yang tepat. Banyak orang yang tidak terlalu peduli dengan keteraturan ini sehingga mereka bukan tak mungkin melewatkan satu atau dua obat dalam setiap bulannya. Bahkan bagi mereka yang sudah mengkonsumi ARV sekian tahun, bukan tak mungkin merasa bosan dan jenuh sehingga keteraturannya menurun. read more

Evaluasi SUFA di Tingkat Komunitas

Pada 10 Februari 2014 lalu PKBI berinisiatif untuk mengadakan kegiatan untuk membahas mengenai SUFA di antara komunitas. Pertemuan ini direncanakan akan dihadiri oleh beberapa CSO nasional, namun yang hadir pada pertemuan kali ini adalah PKBI, GWL-INA, dan PPH Unika Atma Jaya. Diskusi ini diawali dengan membahas secara singkat mengenai teknis pelaksanaan SUFA dari kelompok komunitas. Pada pilot project SUFA yang sudah dimulai tahun lalu, 9 CSO nasional diminta untuk memfasilitasi persiapan pelaksanaan SUFA di Kabupaten/Kota yang terpilih. read more

Penanggulangan HIV dan AIDS di Indonesia Ditinjau dari Perspektif Struktur Sosial dan Kesehatan Masyarakat

Penanggulangan HIV dan AIDS di Indonesia Ditinjau dari Perspektif Struktur Sosial dan Kesehatan Masyarakat

Kamis, 16 Januari 2014, PKBI mengadakan suatu diskusi yang membahas penanggulangan HIV & AIDS di Indonesia namun belum ada hasil yang menggembirakan dari pekerjaan yang sudah dilakukan selama 25 tahun ini. Tidak terlihatnya manfaat dari hasil kerja selama ini karena kurang adanya koordinasi antara para aktor yang terlibat di dalamnya. Lembaga donor menuntut penurunan epidemi HIV, pemerintah membuat berbagai kebijakan, para pakar dan akademisi memberikan berbagai rekomendasi, sedangkan organisasi masyarakat sipil berada di tengah-tengah dalam menghadapi masyarakat dan tuntutan dari pemegang peranan lainnya. Masing-masing pihak disibukkan dengan peranannya dan melakukan koordinasi seperlunya. read more