Penjangkauan dalam penggulangan AIDS di kelompok Penasun

Stigma terhadap penggunaan narkoba di masyarakat selama ini telah membatasi para pengguna narkoba untuk memanfaatkan layananlayanan kesehatan yang tersedia di masyarakat. Layanan-layanan ini kurang dimanfaatkan karena mereka tidak ingin diidentifikasi sebagai pengguna narkoba ketika memanfaatkan layanan tersebut. Selain itu mereka juga merasa khawatir jika memanfaatkan layanan tersebut pada akhirnya bisa berurusan dengan masalah hukum karena status penggunaan narkoba di Indonesia merupakan pelanggaran hukum. Oleh karena status hukum dan stigma tersebut menjadikan pengguna narkoba menjadi populasi yang tersembunyi di masyarakat. Ketersembunyian ini
yang pada akhirnya menempatkan diri mereka menjadi kelompok yang rentan terhadap penularan HIV karena keterbatasan akses mereka untuk memperoleh berbagai informasi dan sarana untuk melakukan pencegahan. Untuk ala an inilah penanggulangan AIDS telah memberikan focus yang sangat besar untuk melakukan kegiatan penjangkauan di kelompok-kelompok marginal di masyarakat termasuk pengguna narkoba suntik. Dari pada menunggu pengguna narkoba memanfaatkan layanan yang ada di masyarakat, kegiatan ini lebih berupaya untuk mendekatkan layanan ke tempat-tempat mereka berada atau tempat-tempat mereka menggunakan narkoba.

selengkapnya di Penjangkauan dalam penggulangan AIDS di kelompok Penasun

Penanggulangan HIV/AIDS pada Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan/Rumah Tahanan

Apakah penting penanggulangan HIV di Rutan/Lapas Jumlah tahanan dan warga binaan dewasa di Indonesia hingga akhir tahun 2009 adalah 101.209 orang [1]. Jumlah warga binaan/tahanan yang ada di seluruh lapas/rutan di Indonesia telah melebihi dari kapasitas yang tersedia. Kelebihan kapasitas ini salah satu penyebabnya adalah semakin meningkatnya jumlah tahanan dan warga binaan narkoba hingga 30%[2]. Situasi ini telah memperburuk salah satu permasalahan utama di rutan/lapas yaitu kesehatan bagi warga binaan. Satu indikasi semakin beratnya permasalahan kesehatan di rutan/lapas adalah semakin banyaknya kasus-kasus kematian warga binaan/tahanan karena permasalahan kesehatan seperti HIV/AIDS, TBC, Hepatitis, infeksi saluran pernapasaan dan diare[3, 4].

selengkapnya di Penanggulangan HIV/AIDS pada Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan/Rumah Tahanan