ODHA, Strategi 90:90:90, dan Peran Focal Point dalam Pemantauan ARV

ODHA, Strategi 90:90:90, dan Peran Focal Point dalam Pemantauan ARV

Strategi 90:90:90 sudah mulai dicanangkan pada tahun 2016 dalam rangka penanggulangan HIV-AIDS di Indonesia. Apa yang sebenarnya dimaksud dengan strategi 90:90:90? 90 pertama artinya 90% masyarakat terutama populasi kunci mengetahui status HIV-nya. 90 kedua artinya 90% orang dengan HIV AIDS (ODHA) sudah diterapi. 90 ketiga artinya 90% yang sudah menjalani Antiretroviral Therapy (ART) sudah mengalami viral suppression atau virus sudah tidak terdeteksi lagi. Dalam mewujudkan cita-cita ini, maka pemantauan terhadap ARV menjadi hal penting yang perlu dilakukan. read more

Refresher Gathering Lokakarya Komunikasi Knowledge Sector Initiative

Refresher Gathering Lokakarya Komunikasi Knowledge Sector Initiative

  Setahun berlalu dengan empat lokakarya yang sudah dilaksanakan, Knowledge Sector Initiative (KSI) ingin membuat ikatan lebih kuat dengan para mitra khususnya terkait penulisan populer. Untuk itu diadakan Refresher Gathering Lokakarya Komunikasi KSI dengan tema; “Menumbuhkan Jejaring untuk Berbagi Pengetahuan” diadakan di Hotel Morissey, Jakarta, 1 April 2015. Mira Renata dari KSI pada pembukaan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan apresiasi bagi seluruh mitra khususnya bagi yang telah berhasil mewujudkannya dalam tulisan yang dipublikasikan. Namun, juga sebagai “kompor” bagi yang belum mewujudkannya. read more

In House Training  Qualitative Research

In House Training Qualitative Research

Dalam isu HIV dan AIDS, penelitian kualitatif telah membantu untuk memahami perilaku-perilaku terkait dengan penularan HIV dan gaya hidup serta budaya yang menentukan faktor-faktor yang penting seperti makna risiko dan perlindungan, prioritas perilaku dan negosiasi, jaringan dukungan sosial dan lain-lain. Penelitian kualitatif juga telah mampu mengidentifikasi dan menggambarkan berbagai populasi atau jaringan sosial yang sangat sulit untuk diakses seperti pengguna napza suntik, laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki lain atau pekerja seks. read more

Audiensi Klinik Komunitas Kios Atma Jaya ke Pemprov DKI

Audiensi Klinik Komunitas Kios Atma Jaya ke Pemprov DKI

Terkait dengan perijinan klinik komunitas yang diprakasai oleh Kios Atma Jaya belum mendapatkan respon dari pemerintah provinsi DKI Jakarta, Tim Kios Atma Jaya melakukan audiensi ke pemerintah provinsi DKI Jakarta pada Kamis (13/11). Pemerintah provinsi DKI Jakarta merespon surat yang dikirim Kios Atma Jaya melalui kepala Sekda DKI Jakarta, dimana sebelumnya Kios Atma Jaya mengajukan surat audiensi kepada pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta, Basuki Cahaya Purnama dua pekan sebelum petemuan ini terjadi. read more

Desk Review Peraturan Pemerintah  61 tahun 2014

Desk Review Peraturan Pemerintah 61 tahun 2014

Dikeluarkannya Peraturan Pemerintah (PP) nomor 61 tahun 2014 bulan Agustus yang lalu mengenai kesehatan seksual dan reproduksi telah menarik perhatian dan diskusi publik pada isu kesehatan reproduksi. Namun sayangnya, pembicaraan dan pembahasan di masyarakat cenderung menyempit pada isu aborsi.

Mengingat permasalahan kesehatan reproduksi tidak hanya terbatas pada isu aborsi, tapi juga mencakup berbagai agenda dan isu kesehatan seksual dan reproduksi yang tidak kalah pentingnya dan perlu dibahas serta ditangani secara komprehensif, maka muncul rekomendasi gerakan untuk mengawal PP 61/2014 sampai pada tingkat Peraturan Menteri. Untuk kepentingan tersebut para penggiat Hak Seksual dan Reproduksi (HKSR) mencoba menginisiasi diskusi-diskusi publik dengan memanfaatkan momentum World Sexual Health Day (WSHD) pada 4 September 2014. read more

Diseminasi Hasil Analisa Pendokumentasian Data Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dengan HIV dan AIDS di 8 Propinsi di Indonesia

Diseminasi Hasil Analisa Pendokumentasian Data Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dengan HIV dan AIDS di 8 Propinsi di Indonesia

SERI DIALOG KEBIJAKAN

“Diseminasi Hasil Analisa Pendokumentasian Data Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dengan HIV dan AIDS di 8 Propinsi di Indonesia”

Unika Atmajaya

17 Desember 2013

Latar Belakang

IPPI telah melakukan pendokumentasian data kasus kekerasan terhadap perempuan dengan HIV dan AIDS di 8 propinsi dengan menggunakan metode diskusi kelompok, wawancara mendalam, dan lokakarya sehari dengan pihak yang berkepentingan di daerah tersebut. Selama ini belum ada program penanggulangan HIV dan AIDS yang memberikan layanan terkait dengan kekerasan pada perempuan, seolah ini adalah isu yang tidak saling terkait. Pendokumentasian data kasus kekerasan dan diseminasi ini menjadi penting agar terjadi diskusi untuk menetapkan solusi dari permasalahan ini. read more

Akselerasi ART untuk Pencegahan dan Pengobatan dari Perspektif Komunitas

Akselerasi ART untuk Pencegahan dan Pengobatan dari Perspektif Komunitas

SERI DIALOG KEBIJAKAN

“Akselerasi ART untuk Pencegahan dan Pengobatan dari Perspektif Komunitas”

13 Desember 2013

Latar Belakang

Ilustrasi | medicaldaily.comSaat ini tengah popular dibahas mengenai istilah SUFA (Strategic Use of Antiretroviral) atau akselerasi ART sebagai salah satu program untuk menanggulangi HIV. Program ini akan dijalankan oleh Kementerian Kesehatan dengan pilot project di 13 Kota/Kabupaten. Sampai hari ini sudah dijalankan beberapa rangkaian workshop dengan mengundang perwakilan komunitas di Kota/Kabupaten tersebut. Hal yang perlu menjadi perhatian adalah peran komunitas dalam pengembangan program SUFA ini. read more

Seri Dialog Kebijakan Terkait Keberlanjutan Pendanaan Program Penanggulangan AIDS – September 2013

Seri Dialog Kebijakan Terkait Keberlanjutan Pendanaan Program Penanggulangan AIDS – September 2013

“Penanggulangan AIDS Butuh Kemandirian Pendanaan”
25 September 2013

Latar Belakang

Pada beberapa daerah, penanggulangan HIV dan AIDS yang ada belum begitu menjadi komitmen yang mendatangkan dukungan alokasi pendanaan yang cukup dari pemerintah daerah setempat.Peningkatan kemandirian pendanaan program penanggulangan HIV dan AIDS adalah indikator penting keberhasilan program pencegahan. Pada seri dialog kali ini membahas mengenai potensi pendanaan dari APBD untuk program penanggulangan HIV dan AIDS. read more

Seri Dialog Kebijakan Terkait Keberlanjutan Pendanaan Program Penanggulangan AIDS – Agustus 2013

“Dana AIDS dalam bahaya paska 2015?”
19 Agustus 2013

Latar Belakang

Kehadiran lembaga donor di Indonesia telah mendorong perluasan akses bagi program-program penanggulangan HIV dan AIDS. Salah satunya adalah dengan adanya pendanaan bagi Organisasi Masyarakat Sipil (Civil Society Organization – CSO) yang memiliki peran besar dalam program penanggulangan HIV dan AIDS di Indonesia namun kurang mendapat perhatian dari pemerintah. Seiring akan berakhirnya masa pendanaan Global Fund dan beberapa donor untuk program penanggulangan HIV dan AIDS di Indonesia pada 2015, menjadi sebuah tantangan bagi pemerintah Indonesia. Hanya sekitar 40% dana untuk program penanggulangan HIV dan AIDS berasal dari pemerintah, 60% berasal dari lembaga donor. read more