ODHA, Strategi 90:90:90, dan Peran Focal Point dalam Pemantauan ARV

ODHA, Strategi 90:90:90, dan Peran Focal Point dalam Pemantauan ARV

Strategi 90:90:90 sudah mulai dicanangkan pada tahun 2016 dalam rangka penanggulangan HIV-AIDS di Indonesia. Apa yang sebenarnya dimaksud dengan strategi 90:90:90? 90 pertama artinya 90% masyarakat terutama populasi kunci mengetahui status HIV-nya. 90 kedua artinya 90% orang dengan HIV AIDS (ODHA) sudah diterapi. 90 ketiga artinya 90% yang sudah menjalani Antiretroviral Therapy (ART) sudah mengalami viral suppression atau virus sudah tidak terdeteksi lagi. Dalam mewujudkan cita-cita ini, maka pemantauan terhadap ARV menjadi hal penting yang perlu dilakukan. read more

Situasi Perawatan Pemulihan Ketergantungan Napza di Indonesia

Situasi Perawatan Pemulihan Ketergantungan Napza di Indonesia

PPH Unika Atma Jaya bersama LBH Masyarakat menyelenggarakan konferensi mini mengenai Situasi Perawatan Pemulihan Ketergantungan Napza di Indonesia. Konferensi mini ini diadakan tanggal 12 September 2017  bertempat di Hotel The Park Lane, Jakarta. Beberapa tahun belakangan, tren penggunaan heroin semakin menurun, sedangkan tren penggunaan amphetamine-type stimulants (ATS) semakin meningkat di Indonesia. Data dari Badan Narkotika Nasional (BNN) menunjukkan bahwa pengguna crystal-methamphetamine (crystal-meth) mencapai angka 760,795 orang, atau sekitar 19% dari angka total pengguna narkotika di Indonesia (BNN & UI, 2010). read more

Mengenalkan Konsep Harm Reduction dalam Pelayanan Kesehatan

Mengenalkan Konsep Harm Reduction dalam Pelayanan Kesehatan

HIV dan AIDS sudah menjadi isu Nasional dan menjadi salah satu permasalahan di masyarakat, baik karena aspek kesehatan yang melingkupinya, maupun karena dampak sosial dan ekonomi yang menyertainya. Pengetahuan dan informasi mengenai HIV dan AIDS dan permasalahan yang mengiringinya, masih belum tersosialisasi dengan baik. Masih banyak masyarakat yang memiliki pemahaman yang salah mengenai isu ini yang mengakibatkan masih kuatnya stigma dan diskriminasi terhadap orang yang terinfeksi.

Program pengurangan dampak buruk napza suntik atau yang lebih dikenal dengan nama Harm Reduction (HR), sebagai salah satu program dalam upaya penanggulangan HIV dan AIDS pada pengguna napza suntik (Penasun), sudah dikembangkan sejak tahun 2003 di Indonesia. Sampai saat ini, program ini cukup efektif dalam usaha menekan laju epidemi HIV, namun berbagai praktek diskriminasi dan stigma masih terjadi pada orang yang terinfeksi , terutama pada kelompok pengguna napza suntik. Pengetahuan dan Informasi yang belum terdistribusi dengan baik menjadi salah satu penyebab masih terjadinya situasi ini. read more

Public Exposure  Berteman dengan Data; Penggunaan Infografis dalam Penyajian Data HIV

Public Exposure Berteman dengan Data; Penggunaan Infografis dalam Penyajian Data HIV

Pada 21 Juni 2016, Pusat Penelitian HIV (PPH) Unika Atma Jaya mengadakan acara Public Exposure Berteman dengan Data; Penggunaan Infografis dalam Penyajian Data HIV. Acara diadakan di Unika Atma Jaya dihadiri oleh 28 orang dari berbagai lembaga peduli HIV AIDS. Materi dibawakan oleh Natasya Sitorus – Manager Advokasi Lentera Anak Pelangi.

Tujuan acara ini; Untuk memperkenalkan cara lain dalam mempresentasikan data penelitian. Menambah wawasan peserta tentang ragam penyajian data penelitian menjadi lebih menarik dan mudah dipahami oleh pembaca. Presentasi penggunaan infografis dalam memaparkan hasil penelitian di PPH Unika Atma Jaya read more

Workshop Analisa Data Kuantitatif: Mengotimalkan data mentah untuk bahan advokasi

Workshop Analisa Data Kuantitatif: Mengotimalkan data mentah untuk bahan advokasi

Analisa data menjadi salah satu komponen penting dalam program kesehatan. Pengolahan data yang akurat dapat digunakan untuk mengevaluasi program, memetakan situasi kesehatan terkini dan juga mengetahui perilaku dan respon penerima manfaat program. Selain itu, data yang akurat juga dapat menjadi salah satu bukti penting dalam melakukan advokasi. Sayangnya, kemampuan untuk melakukan analisa data di komunitas penggiat HIV masih terbatas.

Pusat Penelitian HIV/AIDS Atma Jaya (PPH) berkomitmen untuk mendukung peningkatan kapasitas komunitas HIV melalui program serial pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan penanggulangan HIV di Indonesia. Setelah sebelumnya mengangkat topic analisa data kualitatif, topik peningkatan kapasitas yang akan dilakukan pada periode dua adalah analisa data kuantitatif. Pengolahan data secara kuantitatif memiliki beberapa manfaat; data yang dihasilkan sangat objektif dan dapat diandalkan; dapat melihat hubungan antara variable dan menegakan hubungan relasai dan penyebab; mengetes teori dan hipotesa. read more

Refresher Gathering Lokakarya Komunikasi Knowledge Sector Initiative

Refresher Gathering Lokakarya Komunikasi Knowledge Sector Initiative

Setahun berlalu dengan empat lokakarya yang sudah dilaksanakan, Knowledge Sector Initiative (KSI) ingin membuat ikatan lebih kuat dengan para mitra khususnya terkait penulisan populer. Untuk itu diadakan Refresher Gathering Lokakarya Komunikasi KSI dengan tema; “Menumbuhkan Jejaring untuk Berbagi Pengetahuan” diadakan di Hotel Morissey, Jakarta, 1 April 2015. Mira Renata dari KSI pada pembukaan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan apresiasi bagi seluruh mitra khususnya bagi yang telah berhasil mewujudkannya dalam tulisan yang dipublikasikan. Namun, juga sebagai “kompor” bagi yang belum mewujudkannya. read more

In House Training  Qualitative Research

In House Training Qualitative Research

Dalam isu HIV dan AIDS, penelitian kualitatif telah membantu untuk memahami perilaku-perilaku terkait dengan penularan HIV dan gaya hidup serta budaya yang menentukan faktor-faktor yang penting seperti makna risiko dan perlindungan, prioritas perilaku dan negosiasi, jaringan dukungan sosial dan lain-lain. Penelitian kualitatif juga telah mampu mengidentifikasi dan menggambarkan berbagai populasi atau jaringan sosial yang sangat sulit untuk diakses seperti pengguna napza suntik, laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki lain atau pekerja seks. read more

Keterampilan Dasar

ILOM 1 Pendahuluan Download
ILOM 2 Informasi Dasar HIV AIDS dan Permasalahannya di Indonesia Download
ILOM 3 Napza dan Permasalahannya Download
ILOM 4 Kesehatan Seksual Download
ILOM 5 Pengantar Harm Reduction Download
ILOM 6 Konsep Outreach dan Pengantar ILOM Download
ILOM 7 Tujuan 1 Memperoleh Akses ke Jaringan Sosial IDU Download
ILOM 9 Tujuan 2 Meningkatkan Pengetahuan dan Kesadaran HIV AIDS Download
ILOM 10 Ketrampilan Komunikasi Download
ILOM 12 Intervensi Berbasis Lapas Download
ILOM 13 Tujuan 3 Mendorong Terjadinya Perubahan Perilaku dengan Melakukan Penilaian Risiko Download
ILOM 14 Perilaku Seks Penasun Download
ILOM 15 Tujuan 4 Mendukung Perubahan Perilaku dengan Mengembangkan Layanan Lanjutan Download
ILOM 16 Layanan Jarum Suntik Steril Download
ILOM 17 Tujuan 5 Mempromosikan Advokasi Pencegahan Download
ILOM 18 Diskusi Mengembangkan Sistem Kerja Program Download
ILOM 20 Monitoring dan Evaluasi Kinerja Program Download

Kemenkes

Module A – Program Penjangkauan dan Pendampingan pada Pengguna Napza Suntik Download
Module B – Memulai Program Penjangkauan dan Pendampingan Penasun Download
Module C – Manajemen Program Penjangkauan dan Pendampingan pada Kelompok Penasun Download
Module D – Keterampilan Dasar dalam Penjangkauan dan Pendampingan pada Penasun Download