Sejarah

Pusat Penelitian HIV AIDS (PPH) Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya berfokus pada penelitian kebijakan dan sosial-perilaku terkait masalah HIV AIDS, kesehatan reproduksi, kesehatan seksual serta peran masyarakat sipil dalam pembangunan sektor kesehatan. PPH Unika Atma Jaya juga berperan sebagai pusat pengembangan intervensi penanggulangan HIV AIDS yang berfokus pada pengguna narkoba, anak dan keluarga yang terdampak HIV AIDS serta anak jalanan.

Pusat Penelitian HIV AIDS (PPH) Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya  secara resmi berdiri pada 2010 di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unika Atma Jaya.

PPH Unika Atma Jaya didirikan sebagai respon dan kontribusi Unika Atma Jaya dalam menyikapi permasalahan HIV-AIDS dan narkoba di Indonesia melalui penelitian, peningkatan kapasitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

PPH Unika Atma Jaya saat ini secara khusus berfokus pada penelitian kebijakan dan sosial-perilaku terkait masalah HIV-AIDS, kesehatan reproduksi, kesehatan seksual serta peran masyarakat sipil dalam pembangunan sektor kesehatan.

PPH Unika Atma Jaya juga berperan sebagai pusat pengembangan intervensi penanggulangan HIV-AIDS yang berfokus pada pengguna narkoba, anak dan keluarga yang terdampak HIV-AIDS serta anak jalanan.

Cikal bakal PPH Unika Atma Jaya adalah proyek kerjasama antara Unika Atma Jaya dan University of Illinois at Chicago (UIC), dengan dukungan pendanaan Global Partnerships for Social Science AIDS Research U.S. National Institute of Health (US NIH) pada 2007, untuk meningkatkan kapasitas dalam bidang penelitian HIV-AIDS.

Dalam perjalanannya, PPH Unika Atma Jaya telah menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga internasional dan nasional serta lembaga pemerintah untuk melaksanakan penelitian dengan berbagai topik kajian dan melakukan intervensi HIV-AIDS pada berbagai populasi.