Meningkatkan Strategi HIV Early Testing & Treatment lewat HATI (Inject)

Meningkatkan Strategi HIV Early Testing & Treatment lewat HATI (Inject)

HATI Inject (HIV Awal (Early) Testing & Treatment Indonesia for People Who Inject Drugs) merupakan proyek penelitian dan intervensi pilot kepada Penasun (pengguna napza suntik) dengan HIV di Indonesia, khususnya Jakarta dan Bandung. Penasun sendiri merupakan populasi  dengan prevalensi HIV tertinggi, yaitu pada angka 40-55%. HATIinject merupakan hasil kolaborasi antara Pusat Penelitian HIV/AIDS UNIKA Atma Jaya, Universitas Padjajaran Bandung, RS Hasan Sadikin Bandung, Kirby Institute UNSW Australia, dan World Health Organization (WHO) Indonesia. Tujuan dari proyek ini ada dua, yaitu : read more

Modal Sosial dan Kualitas Hidup Pengguna Napza Suntik di DKI Jakarta

Modal Sosial dan Kualitas Hidup Pengguna Napza Suntik di DKI Jakarta

Penanggulangan HIV AIDS pada kelompok Pengguna Napza Suntik (Penasun) akan berhasil jika kelompok tersebut memiliki kesadaran dan kemampuan untuk melindungi dirinya dari kemungkinan penularan penyakit tersebut. Salah satu kemampuan yang belum banyak diperhatikan adalah kemampuan modal sosial. Banyak penelitian telah menunjukkan bagaimana pengaruh modal sosial yang dimiliki oleh individu atau kelompok dalam memberikan perlindungan atau meningkatakan status kesehatan.

Pusat Penelitian HIV dan AIDS Unika Atma Jaya menyelenggarakan Lecture Series pada tanggal 8 Agustus 2017 yang lalu mendiskusikan hasil penelitian tentang bagaimana pengaruh modal sosial terhadap status kesehatan penasun di Jakarta. Kegiatan ini menghadirkan beberapa pembicara diantaranya Octavery Kamil (selaku peneliti topik lecture series), Khrisna Anggara (BNN Prov DKI Jakarta), dan juga pembicara dari KIOS. read more